Peningkatan Margin 25% pada Brand Fashion
Transformasi profitabilitas melalui strategic pricing dan product mix optimization

Tantangan
Brand fashion lokal dengan pertumbuhan sales yang stagnan selama 2 tahun terakhir. Margin terus tergerus akibat kompetisi harga dan cost structure yang tidak efisien. Perusahaan memiliki katalog produk yang besar (500+ SKU) namun tidak memiliki visibility yang jelas terhadap kontribusi profit dari masing-masing produk.
Mengapa Sulit
Tim manajemen kesulitan mengidentifikasi root cause dari penurunan margin dan tidak memiliki data yang cukup untuk mengambil keputusan strategis. Beberapa inisiatif sebelumnya seperti promosi dan diskon justru memperburuk margin. Tim sales terbiasa dengan volume-based thinking, bukan profitability-based.
Apa yang Kami Lakukan
- Comprehensive margin analysis per SKU dan kategori produk
- Customer segmentation berdasarkan profitability, bukan hanya revenue
- Pricing audit dan competitor benchmarking
- Product portfolio rationalization
- Sales team capability building untuk value-based selling
Solusi
Implementasi comprehensive margin analysis, optimalisasi product mix berdasarkan profitability, dan restrukturisasi pricing strategy dengan pendekatan value-based pricing. Kami juga melakukan training intensif untuk tim sales agar dapat mengkomunikasikan value proposition dengan lebih efektif.
Dampak Terukur
“Leap Advisory membantu kami melihat bisnis dari perspektif yang berbeda. Bukan hanya soal menjual lebih banyak, tapi menjual lebih cerdas.”
Pelajaran yang Didapat
- 1Revenue growth tanpa margin discipline adalah jalan menuju kebangkrutan
- 280% profit sering datang dari 20% produk - fokus ke yang profitable
- 3Value-based pricing membutuhkan perubahan mindset, bukan hanya sistem
Siap Menulis Kisah Sukses Anda?
Jadwalkan sesi konsultasi strategis gratis bersama tim expert kami. Tanpa komitmen, penuh insight.